Sunday 26-04-2026

Dugaan Kasus Keamanan Pangan di Cilegon, BGN Lakukan Investigasi dan Uji Sampel MBG

  • Created Apr 22 2026
  • / 53 Read

Dugaan Kasus Keamanan Pangan di Cilegon, BGN Lakukan Investigasi dan Uji Sampel MBG

Insiden dugaan keracunan makanan kembali terjadi dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Cilegon. Kali ini, peristiwa tersebut menimpa puluhan siswa MTs Al-Inayah yang mengalami gejala seperti mual, pusing, hingga muntah setelah mengonsumsi makanan yang disediakan. Total sebanyak 49 siswa dilaporkan terdampak dan sempat mendapatkan penanganan medis di sejumlah fasilitas kesehatan di wilayah tersebut. 

Menanggapi kejadian tersebut, Badan Gizi Nasional (BGN) bergerak cepat untuk melakukan penanganan dan investigasi awal. Staf Khusus Kepala BGN Bidang Komunikasi, Redy Hendra Gunawan, menyampaikan bahwa dari total 49 orang terdampak, sebanyak 37 orang telah diperbolehkan pulang, sementara 12 lainnya masih menjalani observasi di Puskesmas Cibeber. Kondisi para korban secara umum dilaporkan berangsur membaik setelah mendapatkan penanganan medis. 

BGN menegaskan bahwa hingga saat ini penyebab pasti kejadian tersebut masih dalam proses pendalaman. Oleh karena itu, koordinasi intensif terus dilakukan bersama sejumlah pihak terkait, termasuk Dinas Kesehatan dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Pengujian dilakukan terhadap sampel makanan serta spesimen untuk memastikan apakah terdapat kontaminasi atau faktor lain yang menjadi penyebab insiden tersebut. 

Proses penelusuran tidak hanya berfokus pada makanan yang dikonsumsi, tetapi juga mencakup rantai distribusi. Mulai dari proses pengolahan di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), pengemasan, hingga distribusi makanan dari kendaraan ke lingkungan sekolah menjadi bagian dari investigasi. Hal ini dilakukan guna memastikan setiap potensi risiko dapat diidentifikasi secara menyeluruh. 

Sebagai langkah antisipatif, BGN memutuskan untuk menghentikan sementara operasional SPPG yang diduga terkait dengan kejadian tersebut. Penutupan ini dilakukan hingga hasil uji laboratorium keluar dan dapat memberikan kepastian mengenai sumber permasalahan. Langkah ini diambil untuk menjamin keamanan pangan serta mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Tags :

Share News


For Add Product Review,You Need To Login First